Ilegal Logging Kian Meresahkan Warga di Tapsel, APH Diminta Tindak Tegas Inisial J RTG Diduga ASN yang Menyalahgunakan Kewenangan

Tapsel-Sumut//faktahukumnusantara.com-Kian marak dan merajalelanya aktifitas Perambahan Hutan secara ilegal di bumi Kabupaten Tapanuli Selatan Kecamatan Sipirok Desa Bulu Mario sudah sangat menghawatirkan warga dan masyarakat setempat.

 

Disinyalir Pengrusakan Hutan ini diperkirakan sudah berlangsung lama namun tidak ada pengawasan dari pemerintah ataupun aparat penegak hukum ( APH ), berdasarkan informasi yang dihimpun oleh tim aktifis pemerhati hutan dan awak media pada Kamis, (3/7/2025) bahwa Perambahan hutan ini di dalangi  oleh inisial J rtg yang memiliki sowmil dan/atau kilang pengolahan kayu di Desa Bulu Mario Kecamatan Sipirok Kabupaten Tapanuli Selatan Sumatera Utara.

 

Bermula saat Tim Aktifis Pemerhati Hutan Tabagsel bersama  Awak Media mendapatkan informasi dan laporan dari masyarakat kian maraknya perambahan hutan di desa bulu mario kemudian tim langsung melakukan investigasi kelokasi ternyata benar adanya sudah terjadi pengrusakan hutan.

 

Sesuai informasi dari masyarakat perambahan hutan tersebut sudah hampir ratus hektar yang berlangsung hampir dua tahun dilakukan dan dikelola oleh inisial J rtg yang diduga dibeking oleh aparat.

 

Informasi juga dihimpun oleh Tim investigasi dari berbagai sumber bahwa inisial J rtg juga sering membawa kayu ilegal yang sudah diolah tersebut ke medan disaat sudah malam hari dengan menggunakan mobil truk yang berkisar sepuluh truk perharinya.

 

Ketika tim investigasi melakukan peninjauan kelokasi banyak ditemukan perambahan hutan begitu juga dengan informasi yang dihimpun dari masyarakat bahkan tim juga melihat mobil truk yang terjungkal kejurang disaat bersamaan pengusaha kilang kayu inisial J rtg juga bertemu namun namun terkesan tidak ingin ditemui.

 

Diketahui inisial J rtg adalah pegawai dinas pertanian provinsi yang berdomisili dan/atau beralamat di Sipirok Kabupaten Tapanuli Selatan

Rilis:Marlis Sikumbang

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

1766260801251