Tulangbawang //faktahukumnusantara.com-Pemerintahan Kampung Agung Dalam kembali menggelar sebuah acara penting yang mencerminkan komitmen untuk menciptakan transparansi dan pembangunan desa secara berkelanjutan. Kali ini, acara tersebut adalah Pemilihan Ketua Badan Usaha Milik Desa (BUMDES) yang diselenggarakan secara terbuka dan melibatkan seluruh lapisan masyarakat dan jajaran pemerintah desa. Kamis (20/2/25).
Acara yang berlangsung meriah ini dihadiri oleh sejumlah tokoh penting dari berbagai instansi. Di antaranya, hadir Kepala Uspika Kecamatan Banjar Margo, pendamping kecamatan dan pendamping desa, Ketua Badan Permusyawaratan Kampung (BPK), serta tokoh-tokoh masyarakat yang aktif dalam berbagai kegiatan pembangunan. Tak kalah penting, seluruh jajaran aparatur Pemerintah Kampung Agung Dalam turut hadir memberikan dukungan penuh pada acara tersebut.
Pemilihan Ketua BUMDES kali ini menjadi sorotan karena dilaksanakan secara terbuka, memungkinkan masyarakat desa untuk ikut menyaksikan dan mengapresiasi jalannya proses pemilihan. Hal ini tentunya menjadi langkah maju dalam upaya pemberdayaan masyarakat serta menciptakan akuntabilitas dalam pengelolaan BUMDES yang diharapkan dapat memberikan manfaat maksimal bagi kesejahteraan desa.
Proses pemilihan yang dilaksanakan di Aula Kampung Agung Dalam dimulai dengan sambutan dari Kepala Kampung Agung Dalam, Ermansyah atau yang akrab disapa “Ompo.” Dalam sambutannya, Ompo mengungkapkan rasa terima kasih atas partisipasi masyarakat yang hadir dalam acara tersebut dan memberikan apresiasi terhadap jalannya acara yang berjalan dengan lancar.
“Pemilihan ini merupakan bagian dari proses demokratis yang kita harapkan dapat memperkuat kemandirian desa kita melalui BUMDES. Kita ingin BUMDES menjadi alat yang efektif dalam memberdayakan perekonomian desa dan membawa dampak positif bagi masyarakat,” ujar Ermansyah.
Tak hanya itu, Kepala Kampung Agung Dalam juga menekankan bahwa harapan terbesar dari pemilihan ketua BUMDES ini adalah terpilihnya seorang pemimpin yang amanah, memiliki visi yang jelas, dan mampu membawa BUMDES menuju keberhasilan dalam menjalankan berbagai program yang akan memberi manfaat langsung bagi warga desa.
Setelah melalui proses pemilihan yang transparan, akhirnya terpilihlah Habibi sebagai Ketua BUMDES Agung Dalam atau Direktur BUMDES yang baru. Habibi sebelumnya dikenal sebagai sosok yang memiliki dedikasi tinggi dalam berbagai kegiatan sosial dan pembangunan desa. Ia memiliki pengalaman dalam mengelola berbagai usaha kecil di desanya, serta berkomitmen untuk memberikan yang terbaik bagi kemajuan Kampung Agung Dalam.
Selain Habibi, struktur kepengurusan BUMDES Agung Dalam juga dilengkapi dengan pilihan para calon lainnya. Sukeri terpilih sebagai Sekretaris, sementara Eni Narawati dipercaya menjadi Bendahara. Mereka berkomitmen untuk saling bekerjasama dalam menjalankan roda organisasi BUMDES dan memastikan pengelolaan keuangan yang transparan serta dapat dipertanggungjawabkan kepada masyarakat.
Pemilihan ini juga dihadiri oleh Ketua BPK yang mengingatkan pentingnya pengawasan dan transparansi dalam menjalankan program-program yang ada di BUMDES. Dalam kesempatan tersebut, Ketua BPK mengingatkan bahwa salah satu tantangan besar yang dihadapi adalah menjaga agar BUMDES tetap berjalan sesuai dengan tujuan awal, yakni memberdayakan masyarakat dan meningkatkan ekonomi desa.
Kepala Kampung Agung Dalam, Ermansyah, memberikan sambutan penutupan yang sangat bermakna. Ia berharap agar kepengurusan baru BUMDES ini dapat membawa perubahan yang signifikan bagi kemajuan desa. Ermansyah juga berpesan agar Habibi dan seluruh jajaran pengurus BUMDES yang baru bisa menjalankan amanah dengan penuh tanggung jawab.
“Saya berharap kepada ketua terpilih agar dapat menjaga amanah ini dengan sebaik-baiknya, menjalankan tugas dengan penuh integritas, serta memberikan dampak positif yang besar bagi masyarakat Kampung Agung Dalam. Kita semua harus bekerja bersama untuk memastikan BUMDES bisa berkembang dan memberikan kontribusi nyata bagi kesejahteraan desa,” ujar Ermansyah dengan penuh harap.
Lebih lanjut, Kepala Kampung Agung Dalam juga mengingatkan bahwa BUMDES bukan hanya sekadar badan usaha, tetapi juga sebagai lembaga yang harus memiliki peran penting dalam meningkatkan perekonomian desa secara berkelanjutan. Pengelolaan yang baik dan transparan, kata Ermansyah, akan berdampak langsung pada kualitas hidup masyarakat, terutama dalam hal peningkatan infrastruktur dan program-program pemberdayaan.
Salah satu aspek yang menarik dari acara pemilihan ini adalah partisipasi aktif masyarakat. Masyarakat Kampung Agung Dalam tidak hanya hadir untuk menyaksikan, tetapi juga memberikan dukungan penuh kepada calon-calon ketua yang mereka percayai bisa memajukan desa. Hal ini menunjukkan bahwa masyarakat memiliki kepedulian tinggi terhadap keberhasilan BUMDES dan keberlanjutan pembangunan desa.
Menurut beberapa tokoh masyarakat yang hadir dalam acara tersebut, mereka merasa bangga karena proses pemilihan dilakukan dengan terbuka dan partisipatif. Ini menunjukkan bahwa pemerintahan desa Kampung Agung Dalam terus berupaya untuk meningkatkan kualitas demokrasi di tingkat desa, sekaligus mendorong masyarakat untuk aktif terlibat dalam pengambilan keputusan yang berkaitan dengan masa depan mereka.
BUMDES, sebagai badan usaha milik desa, memegang peranan yang sangat penting dalam meningkatkan perekonomian desa. Tidak hanya sekedar sebagai tempat untuk usaha mikro, kecil, dan menengah, BUMDES juga berfungsi sebagai wadah untuk mengelola potensi-potensi lokal yang dimiliki desa. Pengelolaan yang baik akan memastikan bahwa dana yang didapatkan dari BUMDES dapat digunakan untuk program-program sosial yang mendukung kesejahteraan masyarakat.
Melalui BUMDES yang dikelola dengan baik, diharapkan akan banyak program yang dapat dihasilkan, seperti peningkatan usaha mikro dan kecil, program pemberdayaan perempuan, pelatihan keterampilan, serta penyediaan lapangan kerja baru. Dengan begitu, BUMDES tidak hanya akan menjadi sumber pendapatan desa, tetapi juga akan menjadi pendorong utama dalam menciptakan kemajuan sosial dan ekonomi.(ANDI )














