Minahasa Utara – Jemaat Gereja Masehi Injili di Minahasa (GMIM) Eben Haezar Lantung melaksanakan Ibadah Perayaan Natal Yesus Kristus pada Kamis, 25 Desember 2025, bertempat Gedung Gereja Jemaat GMIM Eben Haezar di Desa Lantung, Kecamatan Wori, Kabupaten Minahasa Utara, Provinsi Sulawesi Utara. Kegiatan keagamaan tersebut diikuti oleh jemaat dari berbagai kolom dalam suasana tertib dan penuh sukacita sebagai wujud perayaan atas kelahiran Tuhan Yesus Kristus.
Ibadah Natal dipimpin oleh Pdt. Alrie Alfriets Lumampow, S.Th, selaku Ketua Badan Pekerja Majelis Jemaat (BPMJ) GMIM Eben Haezar Lantung. Dalam rangkaian ibadah, dilakukan pembacaan firman Tuhan yang diambil dari Kitab Injil Matius 1:18–25, yang mengisahkan tentang kelahiran Yesus Kristus, ketaatan Yusuf terhadap kehendak Allah, serta penggenapan janji keselamatan bagi umat manusia.
Dalam khotbahnya, Pdt. Alrie Alfriets Lumampow, S.Th menyampaikan harapan agar damai Natal senantiasa membawa perubahan yang baik, baik secara pribadi, dalam kehidupan keluarga, dalam persekutuan jemaat, maupun dalam kehidupan berbangsa dan bernegara. Jemaat diingatkan untuk terus hidup rukun dan damai, taat kepada firman Tuhan, serta patuh terhadap pemerintah sebagai bagian dari tanggung jawab iman dan warga negara.
Lebih lanjut disampaikan bahwa Nilai Utama yang harus menjadi landasan dalam kehidupan orang percaya adalah kasih. Kasih dipandang sebagai dasar dalam membangun relasi dengan Tuhan, sesama manusia, dan lingkungan sekitar, sehingga kehidupan bermasyarakat dapat berjalan harmonis, tertib, dan saling menghormati.
Pelaksanaan ibadah berlangsung dengan tertib, aman, dan lancar. Seluruh rangkaian ibadah dilaksanakan sesuai dengan tata gereja GMIM. Suasana ibadah semakin bermakna melalui pujian-pujian Natal yang dipersembahkan secara bergiliran oleh Jemaat Kolom 1 sampai dengan Kolom 7, yang menunjukkan partisipasi aktif dan kebersamaan seluruh jemaat.
Selain sebagai perayaan iman, ibadah Natal Jemaat GMIM Eben Haezar Lantung juga menjadi sarana mempererat kebersamaan internal jemaat serta membangun hubungan yang harmonis dengan masyarakat sekitar. Nilai-nilai Natal seperti kasih, toleransi, dan perdamaian kembali ditegaskan sebagai fondasi dalam menjaga kerukunan antarumat beragama di wilayah Kecamatan Wori.
Dalam konteks kehidupan sosial dan kemasyarakatan, perayaan Natal ini diharapkan dapat mendorong jemaat untuk terus berperan aktif dalam menciptakan kehidupan yang tertib, saling menghormati, serta menjunjung tinggi nilai-nilai hukum dan keadilan sosial. Semangat Natal dipandang relevan dalam mendukung stabilitas sosial dan keharmonisan masyarakat yang majemuk.
Ibadah Natal ditutup dengan doa syukur dan pengutusan, disertai harapan agar damai sejahtera Natal senantiasa menyertai seluruh jemaat GMIM Eben Haezar Lantung dan masyarakat Minahasa Utara secara umum. Seluruh rangkaian kegiatan ibadah berlangsung dengan baik, tanpa kendala, serta tetap menjunjung prinsip toleransi dan kebebasan menjalankan ibadah sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku.












