Kondisi SD Inpres Orobatu Masih Memprihatinkan, Janji Rehabilitasi Pascagempa Belum Terealisasi

MAMUJU-Faktahukumnusantara.com -– 25 Desember 2025, Lebih dari sekadar bangunan sekolah, SD Inpres Orobatu di Kabupaten Mamuju, Sulawesi Barat, kini menjadi potret nyata lambannya realisasi rehabilitasi fasilitas pendidikan pascagempa. Hingga saat ini, kondisi sekolah tersebut masih memprihatinkan, dengan sejumlah ruang kelas dilaporkan mengalami kerusakan dan belum mendapatkan penanganan menyeluruh.

Padahal, bencana gempa bumi yang melanda wilayah Mamuju telah berlalu cukup lama. Namun, dampaknya masih dirasakan langsung oleh siswa dan tenaga pendidik yang setiap hari harus menjalani aktivitas belajar mengajar di tengah keterbatasan sarana dan prasarana.

Kepala SD Inpres Orobatu, Jamri, S.Pd, mengungkapkan bahwa pihak sekolah telah berulang kali menyampaikan kondisi bangunan sekolah kepada Dinas Pendidikan Kabupaten Mamuju. Bahkan, menurutnya, pascagempa pihak dinas sempat turun langsung ke lokasi untuk melakukan peninjauan awal.

“Pasca gempa, dinas pendidikan sudah datang melihat langsung kondisi sekolah. Namun sampai hari ini belum ada realisasi perbaikan,” ujar Jamri kepada tim redaksi

Jamri menjelaskan, sebelum gempa terjadi, SD Inpres Orobatu sebenarnya sempat mendapatkan rehabilitasi terbatas, khususnya pada ruang kelas 4, 5, dan 6. Rehabilitasi tersebut bertujuan meningkatkan kenyamanan dan keamanan proses belajar mengajar.

Namun, gempa bumi yang terjadi setelahnya kembali merusak sejumlah bagian bangunan sekolah, termasuk ruang kelas lain yang belum pernah direhabilitasi, serta beberapa fasilitas pendukung. Kondisi ini membuat aktivitas belajar mengajar tidak berjalan optimal.

“Kami berusaha semaksimal mungkin agar proses belajar tetap berlangsung. Tapi kondisi bangunan saat ini tentu tidak ideal, baik bagi keselamatan siswa maupun guru,” lanjut Jamri.

Kerusakan yang belum tertangani ini dikhawatirkan berdampak pada kualitas pendidikan, sekaligus keselamatan peserta didik, terutama saat musim hujan atau terjadi gempa susulan.

Pihak sekolah berharap Dinas Pendidikan Kabupaten Mamuju segera menindaklanjuti hasil peninjauan lapangan yang telah dilakukan sebelumnya dan merealisasikan rehabilitasi bangunan sekolah pascagempa. Langkah tersebut dinilai mendesak demi menjamin hak siswa untuk mendapatkan lingkungan belajar yang aman dan layak.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari Dinas Pendidikan Kabupaten Mamuju terkait kepastian waktu pelaksanaan rehabilitasi SD Inpres Orobatu. Tim Redaktur masih terus berupaya melakukan konfirmasi guna memperoleh penjelasan menyeluruh dari pihak terkait.(Red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

1766260801251