Luwu-Faktahukumnasional.com —Aliansi Mahasiswa Luwu Utara menggelar deklarasi Pergerakan Perjuangan Provinsi Luwu Raya di batas wilayah Kabupaten Luwu dan Kabupaten Luwu Utara, Senin, 29 Desember 2025. Kegiatan ini menjadi penanda dimulainya konsolidasi gerakan mahasiswa bersama elemen masyarakat dalam mendorong percepatan pembentukan Provinsi Luwu Raya.
Deklarasi tersebut diikuti oleh berbagai organisasi mahasiswa serta elemen pemuda yang selama ini konsisten menyuarakan aspirasi pemekaran Provinsi Luwu Raya. Pemilihan lokasi di wilayah perbatasan dua kabupaten, Kabupaten Luwu dan kabupaten Luwu Utara dimaknai sebagai simbol persatuan seluruh wilayah Tana Luwu, sekaligus menegaskan bahwa perjuangan ini melampaui batas administratif daerah.

Salah satu organisasi yang tergabung dalam aliansi, Liga Mahasiswa Nasional untuk Demokrasi (LMND) Luwu Utara, menegaskan komitmennya untuk terus berada di garis depan perjuangan. Perwakilan LMND Luwu Utara, Sigit Nugroho, menyampaikan bahwa deklarasi ini bukan sekadar agenda seremonial, melainkan langkah awal untuk membangun gerakan yang lebih terorganisir dan masif.
“Deklarasi perjuangan Provinsi Luwu Raya hari ini adalah upaya memantik seluruh elemen Wija To Luwu untuk berjuang dan bergerak bersama. Ini bukan akhir, melainkan awal dari konsolidasi besar. Puncak konsolidasi gerakan akan kami lanjutkan pada tanggal 5 Januari 2026,” ujar Sigit Nugroho.
Sigit menambahkan, perjuangan pembentukan Provinsi Luwu Raya merupakan aspirasi historis masyarakat Tana Luwu yang telah diperjuangkan sejak lama oleh berbagai elemen, mulai dari tokoh adat, tokoh masyarakat, hingga generasi muda. Menurutnya, pemekaran wilayah diyakini dapat mempercepat pemerataan pembangunan, meningkatkan kualitas pelayanan publik, serta memperkuat identitas dan kemandirian daerah.
Aliansi Mahasiswa Luwu Utara menegaskan bahwa perjuangan ini akan ditempuh melalui cara-cara konstitusional, demokratis, dan bermartabat, dengan mengedepankan edukasi publik serta penguatan basis gerakan di akar rumput.
Melalui momentum deklarasi ini, aliansi mengajak seluruh elemen masyarakat Tana Luwu, termasuk tokoh adat, tokoh pemuda, organisasi kemahasiswaan, serta pemerintah daerah, untuk bersama-sama mengawal dan memperjuangkan terbentuknya Provinsi Luwu Raya sebagai bagian dari cita-cita bersama.
Deklarasi tersebut ditutup dengan pembacaan pernyataan sikap bersama yang menegaskan komitmen Aliansi Mahasiswa Luwu Utara untuk terus melakukan konsolidasi, membangun kesadaran publik, serta menggelar aksi-aksi perjuangan yang terukur dan berkelanjutan demi terwujudnya Provinsi Luwu Raya.
Reporter:Asrul












