Berita  

Menuju Panggung “PERSIT BISA” ‎Misi Ny. Doni Afrianto Membawa Anyaman Kerinci Naik Kelas ‎

‎Di balik megahnya pemandangan Gunung Kerinci, sebuah kesibukan luar

‎biasa sedang menderu di markas Persit Kartika Chandra Kirana Cabang XXV

‎Kodim 0417 Kerinci. Agenda besar sudah di depan mata: Event PERSIT BISA.

‎Sebuah ajang unjuk talenta, kreativitas, dan kemandirian ekonomi tingkat pusat yang

‎menjadi target utama bagi Ny. Doni Afrianto untuk membuktikan bahwa produk

‎lokal Jambi mampu bersaing di level tertinggi nasional.

‎Bukan sekadar pameran biasa, bagi Ny. Doni Afrianto, “PERSIT BISA” adalah

‎mandat untuk mengangkat harkat pengrajin anyaman bambu lokal melalui sentuhan

‎modernitas tangan-tangan dingin anggota Persit Kartika Chandra Kirana Cabang

‎XXV Dim 0417 Koorcab Rem 042 PD XX/Tuanku Imam Bonjol.

‎Persiapan menuju “PERSIT BISA” dilakukan dengan standar kurasi yang

‎sangat ketat. Ny. Doni Afrianto terjun langsung memastikan setiap tahap produksi

‎UMKM Anyaman Bambu ini berjalan sempurna. Beliau menyadari bahwa untuk

‎menembus pasar nasional, produk tradisional harus mampu bicara dalam bahasa

‎modern.

‎”Kita tidak boleh hanya menjual barang, kita harus menjual cerita dan kualitas,”

‎tegas Ny. Doni di tengah sesi pengarahan. Strategi utama yang dijalankan meliputi

‎Re-branding Produk, di mana citra anyaman bambu yang dulunya dianggap

‎”barang pasar” diubah menjadi produk luxury atau hantaran eksklusif. Penambahan

‎aksen kulit premium, kain beludru, hingga ukiran khas Kerinci pada tas dan wadah

‎bambu dilakukan agar produk ini tampil elegan di etalase pameran nantinya.

‎Suasana di kantor Persit Kartika Chandra Kirana Cabang XXV Dim 0417

‎Kerinci kini berubah menyerupai laboratorium kreatif. Persiapan teknis tidak hanya

‎fokus pada fisik barang, tetapi juga pada aspek manajerial. Ada anggota yang fokus

‎pada desain grafis untuk kemasan (packaging) yang estetik, ada yang menyusun

‎narasi filosofis di balik setiap motif anyaman, dan ada pula yang berlatih teknik

‎presentasi produk agar mampu memikat para juri dan pengunjung di Jakarta nanti.

‎Ny. Doni Afrianto memastikan setiap detail kecil, mulai dari kehalusan serat

‎bambu hingga ketahanan warna alami, dipantau melalui Quality Control 360 derajat.

‎Sinergi ini membuktikan bahwa anggota Persit bukan hanya pendamping suami,

‎melainkan inovator yang tangguh.

‎Pemilihan anyaman bambu sebagai “jagoan” di ajang PERSIT BISA memiliki

‎makna mendalam. Ny. Doni sering menekankan bahwa bambu adalah cerminan

‎karakter anggota Persit: Tumbuh berumpun (solid), akarnya kuat (prinsip), dan

‎batangnya lentur mengikuti angin namun tidak mudah patah (adaptif).

‎Filosofi inilah yang akan dibawa sebagai “nyawa” dalam stan pameran mereka.

‎Targetnya jelas: menarik perhatian dengan produk yang tidak hanya indah

‎dipandang, tetapi juga memiliki resonansi emosional tentang kearifan lokal Kerinci

‎yang bersahaja namun berwibawa.

‎Menjelang hari pemberangkatan, semangat “PERSIT BISA” benar-benar

‎membakar motivasi para anggota. Ny. Doni Afrianto berharap partisipasi ini menjadi

‎pemicu bagi bangkitnya UMKM di lingkungan Kodim 0417 secara berkelanjutan.

‎”Persiapan ini adalah investasi. Jika kita berhasil di PERSIT BISA, maka

‎ekonomi keluarga prajurit dan pengrajin lokal di Kerinci akan ikut terangkat. Ini

‎adalah bentuk pengabdian nyata kami untuk organisasi dan daerah,” pungkasnya

‎dengan optimis.

‎Dengan persiapan yang matang dan dedikasi tanpa henti, UMKM Anyaman

‎Bambu Kerinci di bawah komando Ny. Doni Afrianto siap mengguncang panggung

‎PERSIT BISA dan membuktikan bahwa dari daerah terpencil sekalipun, karya agung bisa tercipta.

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

1766260801251